Sabtu, 29 Januari 2011

Kontes Robot Indonesia, KRI, KRCI,KRSI, 2011

Dalam rangka menumbuhkembangkan kreativitas mahasiswa dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam dunia nyata serta meningkatkan kepekaan para mahasiswa Indonesia dalam pengembangan robotika, dengan hormat kami sampaikan bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Pendidikan Tinggi Kemdiknas, bermaksud menyelenggarakan Kontes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI), dan Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI) 2011.

Berkenaan dengan hal tersebut di atas, kami mengundang Saudara yang berminat untuk mengirimkan proposal KRI, KRCI dan KRSI dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Peserta tim perguruan tingi negeri dan swasta dapat mengajukan proposal ke panitia KRI, KRCI dan KRSI 2011 dengan persetujuan Wakil/ Pembantu Rektor/ Ketua/ Direktur bidang Kemahasiswaan masing-masing perguruan tinggi dengan ketentuan setiap perguruan tinggi hanya diperbolehkan mengirim 1 (satu) usulan proposal KRI, KRSI dan 1 (satu) usulan proposal KRCI untuk setiap divisi. Formulir pengajuan KRI, KRCI dan KRSI dapat dilihat pada buku panduan KRI/KRCI/KRSI 2011 (terlampir) atau pada web site : http://dikti.kemdiknas.go.id, http://www.kri.or.id/ dan http://kri.eepis- its.edu
2. Proposal KRI/KRCI/KRSI sudah harus diterima panitia paling lambat tanggal 31 Desember 2010. Masing-masing proposal dibuat 1 (satu) eksemplar dengan menggunakan sampul cover berwarna hijau dan dikirimkan ke alamat :
* Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Ditjen Pendidikan Tinggi
Gedung Diki lt.4, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu Senayan
Jakarta Pusat 10270
3. Bagi proposal KRI/ KRCI/ KRSI yang terlambat pengirimannya sampai batas waktu yang telah ditentukan, tidak akan diproses.
4. Peserta KRI/ KRCI/ KRSI 2011 terbuka bagi mahasiswa program Diploma dan Sarjana. Mahasiswa dapat membentuk kelompok yang terdiri dari 3 (tiga) orang mahasiswa dan 1 (satu) orang dosen (untuk KRI dan KRSI) dan 2 (dua) orang mahasiswa dan 1 (satu) orang dosen (untuk KRCI).

Terlampir kami sampaikan panduan, leaflet dan poster KRI, KRCI, KRSI
masing-masing 1 (satu) eksemplar.

Demikian untuk diketahui dan atas perhatian Saudara, kami diucapkan terima kasih.

Direktur Penelitian dan Pengabdian
Kepada Masyarakat,

ttd

Suryo Hapsoro Tri Utomo
NIP. 195609011985031003

Lampiran:
- Surat Edaran
- Panduan Kontes Robot Indonesia
- Panduan Kontes Robot Cerdas Indonesia
- Panduan Kontes Robot Seni Indonesia 



http://ajangkompetisi.com/tag/lomba-robot-2011 Selengkapnya...

Lomba robot tingkat nasional

Selengkapnya...

Hadiri Workshop Robotika

Selengkapnya...

Artikel tentang robot

Apakah Robot itu?

AN-001

Bagian-bagian robot (1) CPU, Sensor peraba, Sensor penglihatan

AN-002
Bagian-bagian robot (2) Sensor pendengaran

AN-003
Bagian-bagian robot (3) Sensor keperluan khusus

AN-004
Bagian penggerak motor (DC Driver) yang mengatur gerakan motor CW, CCW dilengkapi short circuit protection

AN-005
Bagian pengendali utama robot (Delta Robo CPU) dilengkapi dengan port-port untuk sensor, solenoid dll

AN-006
Modul Komunikasi data dengan frekwensi 2.4 GHz

AN-007
Modul Komunikasi data dengan infrared

AN-008
Teknik antarmuka keypad 4×3 dengan metoda scanning

AN-009
Bagian Pengendali, bagian yang menjelaskan proses kendali sebuah robot 1 January 2007

AN-010
Line Tracker Robot dengan menggunakan Universal Delta Robo Kits 1 January 2007

AN-011
Jenis-jenis Motor, menjelaskan jenis-jenis motor yang tepat untuk sebuah aplikasi robotic 1 January 2007

AN-012
Merancang robot dengan menggunakan Delta Robo Kits 27 January 2007

AN-013
Pemrograman Robot Visual dengan menggunakan Window Parameter 4 February 2007

AN-014
Merancang robot penjejak garis dengan menggunakan Delta Robo Kits dan DST-R8C Stamp 11 February 2007

AN-015
Merancang robot laba-laba yang dikendalikan oleh remote kontrol infrared dengan menggunakan Delta Robo Kit

AN-016
Merancang robot dengan menggunakan remote kontrol televisi

AN-017
Robot laba-laba yang menghindari halangan dengan menggunakan sensor ultrasonic 1 April 2007

AN-018

Software
Mengendalikan Delta Mini Tank dengan Window Parameter 1 Juni 2007

AN-019
Robot laba-laba penjejak garis dengan Delta IR Line Sensing

AN-020
Robot laba-laba yang menghindari halangan dengan menggunakan sensor ultrasonic (2)

AN-021
Delta Robo Kit yang diprogram dengan Window Parameter melalui media infrared 12 Maret 2008

http://darry.wordpress.com/2008/08/22/artikel-artikel-tentang-robot/

AN-022
Selengkapnya...

Perangkat Robot

"A robot is an autonomous system which exists in the physical world, can sense its environment, and can act on it to achieve some goals."

Dari definisi itu, barulah bisa kita uraikan bagian-bagian robot. Ini nih :

  • Tubuh fisik. Ya iya donk, kalau nggak, gimana caranya robot bisa eksis dan melakukan sesuatu di dunia nyata?
  • Sensor. Kenapa perlu sensor? Supaya robot bisa mengindera lingkungannya.
  • Efektor dan aktuator, ini diperlukan untuk beraksi.
  • Kontroler, ini supaya robot memiliki kemampuan autonomous.


Nah, yuk kita bahas masing-masing bagian itu ;D tapi maaf kalau bahasanya campur-campur, soalnya ada yang kurang enak kalau diterjemahkan.

Embodiment

Embodiment atau perwujudan. Ini adalah syarat utama robot. Kebayang kan kalau robot nggak ada tubuh fisiknya. Robot lho, harus di dunia nyata, bukan dunia lain. Nah, punya tubuh fisik akan memungkinkan robot untuk bergerak, baik gerak di tempat atau pindah ke tempat lain, juga bertemu dengan orang. Tapi, syarat utama ini memiliki konsekuensi. Apa saja konsekuensi itu?

1. Karena ada di dunia nyata, robot tentunya harus mematuhi hukum-hukum fisika. Robot tidak boleh dengan seenaknya mengubah bentuk dan ukurannya; kalau melakukan sesuatu pasti mengkonsumsi waktu; memerlukan energi untuk mengindera, berpikir dan beraksi, dan lain-lain. Intinya adalah, robot adalah wujud nyata, bisa dilihat, tidak boleh menjadi sesuatu yang invisible.
2. Karena punya tubuh fisik, robot harus berhati-hati terhadap tubuh dan lingkungan sekitarnya. Ya diibaratkan kita aja deh, kita nggak mau kan tubuh kita terluka, nubruk-nubruk orang lain sampai orang lain juga terluka. Untuk mencegah hal itu, maka robot harus punya kemampuan penghindaran tabrakan (collision avoidance).
3. Robot bisa melakukan banyak hal, tapi tentu saja terbatas pada kemampuan yang dimilikinya. Pergerakannya, kecepatan bergeraknya, tugas-tugas yang dikerjakannya, juga interaksinya dengan lingkungannya, itu semua tergantung oleh ukuran robot, 'anggota-anggota tubuh' yang dimilikinya, juga kemampuan yang ditanamkan pada dirinya.
4. Tubuh robot mempengaruhi kecepatan pergerakannya dan reaksinya terhadap lingkungan. Bentuk dan ukuran akan mempengaruhi kecepatan dan reaksi gerak, sama saja seperti kita. Kegesitan dan reaksi gerak kita juga dipengaruhi oleh tubuh kita sendiri kan?


Sensing

Penginderaan tentunya berkaitan erat dengan sensor. Sensor adalah divais fisik yang memungkinkan robot mempersepsikan lingkungannya untuk memperoleh informasi diri dan lingkungannya. Sensor apa saja yang perlu dipunyai oleh robot? Itu tergantung pada tugas yang harus dilakukan oleh robot. Sensor harus disesuaikan dengan tugas yang diberikan ke robot, sehingga tidak ada sensor yang nganggur, tidak terpakai sama sekali. Jadi, pembuat robot benar-benar harus memikirkan sensor apa yang akan ditanamkan pada robot seefisien mungkin. Seperti ini aja deh, robot pemadam api tugasnya adalah mencari dan memadamkan api di suatu ruangan. Nah, dari kata kunci mencari dan memadamkan, sudah terbayangkan sensor apa yang harus dipunyai. Mulai dari yang sederhana, untuk mencari api di ruangan-ruangan, robot pasti harus punya sensor yang bisa membantunya bernavigasi, entah sensor jarak, entah sensor penunjuk arah. Lalu sensor yang bisa mendeteksi api, bisa yang hanya mendeteksi jarak jauh, atau juga pendeteksi api jarak dekat agar robot bisa memadamkan api dengan akurat.

Oya, ada hal penting yang berkaitan dengan kemampuan sensing ini. Sudah pernah mendengar kata state? Atau state space? Bagi yang sudah pernah mengambil matematika teknik dan teori kendali, pasti pernah menghitung sesuatu kan dengan state space ini. State mendeskripsikan sebuah sistem. State robot berarti deskripsi robot tentang dirinya pada suatu waktu, bisa berupa hal yang terlihat (observable), terlihat sebagian (partially observable), atau tersembunyi (unobservable). State bisa berupa besaran kontinyu maupun diskrit. Kalau state space, itu adalah semua kemungkinan state yang ada dalam sistem. Misalnya switch untuk mematikan 1 buah lampu, state yang mungkin adalah ON dan OFF. Jadi, state space-nya ada 2. Ada yang ketinggalan nih. State bisa berupa state eksternal, bisa juga berupa state internal. State eksternal adalah state dari lingkungan yang dapat dipersepsikan oleh robot. Sedangkan state internal adalah state dari robot itu sendiri yang dirasakan oleh dirinya. Ya contoh yang mudah seperti kita deh, misalnya, kita bisa mencium bau makanan yang enak (state eksternal), dan merasakan lapar akibat perut yang kosong (state internal).

Action

Dalam melakukan aksi serta hal-hal yang bersifat fisis, robot menggunakan efektornya. Efektor menggunakan mekanisme dasar seperti otot dan motor, yang biasa disebut aktuator. Dari hal tersebut, ada 2 aktivitas utama yang dilakukan robot, yaitu locomotion (berpindah tempat) dan manipulation (memperlakukan objek lain).
Dari 2 aktivitas utamanya, robot bisa dibagi menjadi 2 kategori, yaitu :

1. Mobile robotics, robot yang dapat berpindah tempat atau lokasi, baik di darat, air maupun udara.
2. Manipulator robotics, robot tangan, atau robot yang bisa ngapa-ngapain objek lain, memanipulasi objek lain.

Nah, kalau humanoid robotics masuk kategori mana jadinya? Ya tentu saja masuk ke kedua-duanya. Karena hal itulah, humanoid robotics adalah tantangan besar dalam dunia robotika sekarang.

Brains and Brawn

Brains and brawn, pikiran dan tenaga. Untuk mengindera, untuk melakukan aksinya, robot perlu berpikir. Sama seperti kita, misalnya, kita merasakan lapar, lalu mencium rendang padang yang menggiurkan di dapur, pasti kita akan pergi ke dapur, lalu mengambil piring dan makan. Merasakan lapar, sensor lapar di perut kita memberitahu ke otak bahwa kita lapar. Hidung kita memberitahu otak ada rendang padang yang enak dari arah dapur. Dari 2 informasi tersebut, otak lalu memerintahkan kita untuk beraksi, pergi ke dapur terus makan. Sesudah makan, ya kenyang deh.

Saat kita berjalan menuju dapur, gerakan kita memerlukan tenaga, memerlukan energi. Organ pengindera kita juga memerlukan energi walapun sedikit. Otak kita pun memerlukan asupan energi. Asupan energi bisa kita peroleh dari asupan makanan dan minuman yang kita konsumsi, begitu juga makhluk hidup lainnya. Nah, kalau robot, darimana dia memperoleh asupan energinya? Tentu saja dari sumber energi listrik, atau sumber energi lain untuk kemudian dikonversi menjadi energi listrik.

Autonomy

Autonomy di sini berarti kemampuan robot untuk mengambil keputusannya sendiri. Bertindak, melakukan aksinya dengan keputusannya sendiri, tanpa adanya bantuan dari operator manusia. Kemampuan autonomy ini didukung oleh adanya 'otak' atau kontroler pada robot. Kalau sekarang, kontroler ini bisa berupa PC (personal computer), mobile computer, atau mikrokontroler. Penggunaan jenis kontroler tergantung dari berat tidaknya tugas yang harus dilakukan oleh robot.
Selengkapnya...

Perkembangan robot jepang

Kali ini saya akan coba membahas tentang Perkembangan Robot Jepang. Namun sebelum melangkah lebih jauh ada baiknya kita mengetahui dulu asal mula kata Robot itu sendiri, mungkin diantara kita ada yang belum mengetahui asal mula dari kata Robot itu sendiri. Berikut kilasan singkatnya

Asal kata Robot

Kata robot pertama kali diperkenalakan oleh seorang penulis dari Czech yang bernama Karel pada tahun 1921. Kata Robot berasal dari kata ‘robota’ yang berarti: Pekerja Sendiri, Kata robot diperkenalkan kepada masyarakat dalam permainannya RUR (Rossum's Universal Robot), yang diterbitkan pada tahun 1920.

Robot Pertama Buatan Jepang

Gakutensoku, robot pertama yang dibangun di Jepang, telah dibuat di Osaka pada tahun 1929. Robot ini dirancang dan diproduksi oleh ahli biologi Makoto Nishimura (1883-1956)

Gakutensoku bisa mengubah ekspresi wajah dan menggerakkan kepala dan tangan melalui mekanisme tekanan udara. Ia memiliki panah Sinyal berbentuk pena di tangan kanan dan lampu bernama Reikantō (霊 感 灯, "cahaya inspirasi") di tangan kirinya. Bertengger di atas Gakutensoku adalah robot berbentuk burung bernama Kokukyōchō. Ketika Kokukyōchō menangis, maka mata Gakutensoku tertutup dan ekspresinya menjadi termenung. Ketika lampu bersinar, Gakutensoku mulai menulis kata dengan pena.

Namun sayang robot pertama buatan Makoto Nishimura ini hilang saat pameran dijerman pada tahun 1939.

Robot Acroid

Actroid merupakan sebuah robot humanoid (Teknologi yang dibuat memiliki kemiripan dengan bentuk manusia) yang dikembangkan oleh Universitas Osaka dan diproduksi oleh Kokoro Company Ltd. Pertama kali diperkenalkan tahun 2003 pada Pameran Robot Internasional di Tokyo, Jepang. Beberapa versi yang berbeda dari produk yang telah diproduksi sejak saat itu. Pembuatan robot ini diciptakan layaknya seorang wanita muda beketurunan Jepang.

Actroid merupakan contoh pelopor mesin nyata yang disebut dengan istilah fiksi ilmiah android atau gynoid, sejauh ini hanya digunakan untuk robot fiksi. Rabot ini dapat meniru fungsi-fungsi manusia seperti berkedip, berbicara, dan bernapas. The "Repliee" model robot interaktif dengan kemampuan untuk merespon, mengenali dan berpidato.



http://www.artikelkamal.com/2010/12/perkembangan-robot-jepang.html
Selengkapnya...

Sejarah dan perkembangan robot

1920

Robot 1920Ide robot bukanlah hal yang baru. Cukup lama manusia memimpikan adanya mekanik pintar yang dapat menggantikan tugas manusia. Penemuan mainan dan peralatan otomatis yang kemudian menginspirasi robot dalam bentuk gambar, cerita dan film, menjadi awal dimulainya perkembangannya. Istilah robot pertama kali dipakai tahun 1920 oleh penulis Czech Karel Capek (dibaca “Chop’ek”) dengan karyanya  “R.U.R” atau Rossum’s Universal Robot dimana seorang laki-laki membuat robot dan robot membunuh penciptanya. Banyak kemudian film menggambarkan robot sebagai alat yang tidak bersahabat atau sebagai mesin perusak yang berlawanan dengan arti robot (robota) dalam bahasa Czech yang berarti pekerja paksa.
Robot2Beberapa film terkenal seperti starwar tahun1977 dengan menampillan robot C3PO dan R2D2 justru menampilkan robot sebagai pembantu manusia sekaligus juga musuh manusia. Robot dalam film ini terlihat menyerupai manusia atau istilahnya “Android”

1941

Tahun 1941, barulah istilah robotics digunakan dalam teknologi robot oleh penulis fiksi ilmiah Isaac Asimov. Dia juga memprediksi akan munculnya robot-robot industri canggih dimasa datang. Jika kita lihat hari ini, maka apa yang dibayangkan olehnya terbukti dimana begitu pesatnya perkembangan robot-robot industri saat ini. Istilah revolusi robot, robot age atau era robot sudah menjadi hal biasa untuk menjelaskan perkembangan itu. Robotics diterima sebagai istilah atau kata untuk mendeskripsikan semua kemajuan teknologi yang berhubungan dengan robot.

1956

ABBIRB6400M94AmovementsGeorde Devil dan Joseph Engelberger membentuk perusahaan robot pertama kali tahu 1956. Devil memprediksi robot akan menjadi bagian penting di industri sebagai operator pabrik dan membantu pekerja dalam menjalankan mesin-mesin pabrik. Beberapa tahun kemudian atau tepatnya 1961, General Motor pertama kali menggunakan robot untuk pabrik otomotifnya. Robot industri kemudian berkembang dan mulai banyak digunakan tahun 1980 oleh perusahaan selain otomotif dimana perkembangan elektronik dan computer membuat robot modern lahir.

Today

Bentuk robot seperti manusia tidak lagi diperhatikan meski perkembangan robot android atau humanoid tetap berlangsung dan mengalami penyempurnaan. Kini robot adalah pekerja industri atau berupa tangan dan lengan yang dikontrol oleh computer dan dapat dirubah fungsinya dengan mengedit program robot. Bentuk robot industri ini lebih dikenal sekarang dibanding robot menyerupai manusia.
Pertanyaannya sekarang apakah robot akan menggantikan manusia? Kemampuan robot untuk melakukan semua pekerjaan manusia masih jauh baik dari sisi ketrampilan dan kecerdasan maupun kebebasannya. Robot sekarang adalah model industri bukan Android dan kita tidak bisa menyamakan kecerdasan ke robot karena ia bekerja berdasarkan perintah yang dimasukan oleh manusia sebagai program. Robot bisa melakukan semua gerakan manusia seperti mengambil, menyentuh, menarik dll tapi robot tidak bisa berfikir. Ilmuwan dan Insinyur mencoba mengembangan kecerdasan buatan buat robot (AI= Artificial Intelegent) tapi untuk membuat robot berfikir seperti layaknya manusia masih sangat jauh.
Kemampuan robot untuk melakukan gerakan manusia sangat membantu dunia industri seperti industri mobil, proses pengelasan, perakitan, pemindahan dan banyak lagi.  Gerakan berulang yang presisi adalah salah satu keunggulan robot daripada manusia sehingga didapat hasil produksi yang konstan dan standard.
Robot industri harus diprogram untuk melakukan semua step gerakan atau kerja sebelum ia digunakan. Tahap awal ini bisa disebut merangkai atau membangun pola berfikirnya robot. Benda kerja harus ditempatnya ditempat yang pasti dan tidak berubah-ubah selama proses (meski sekarang kemajuan object recognition sudah maju namun dalam prakteknya benda kerja masih harus diposisikan ditempat yang tetap). Jika benda kerja meleset dari posisinya maka proses akan salah dan robot tidak bisa mengkoreksinya. Robot tidak bisa melihat dan mendengar. Dia tidak bisa merasakan objek dan meprediksi adanya kesalahan dan robot tidak memiliki kemampuan mengadopsi situasi baru yang terjadi disekitarnya.
Robot memberikan keuntungan tersendiri bagi pekerja industri dan suatu negara dimana ia bisa memperbaiki kualitas hidup manusia karena bebas dari pekerjaan yang menjenuhkan, kotor dan penuh resiko atau dalam istilahnya 3D= Dull, Dirty and Dangerous. Benar bahwa robot akan menimbulkan pengangguran tapi jangan lupa robot juga menciptakan lapangan pekerjaa; Insinyur robot, Teknisi, Sales, Programmer dan Pengawas/supervisor. Robot memberikan keuntungan bagi industri karena adanya peningkatan output dan perbaikan kualitas. Industri robot tidak mengenal lelah dan keluhan, ia bisa bekerja tanpa lelah siang malam dengan performance yang sama. Akibatnya, biaya produk per unit akan turun, menaikan keuntungan dan memberi dampak positif terhadap pasar serta ekonomi dunia secara keseluruhan.

Robot Timeline

  • ~270BC  Ctesibus, teknisi yunani kuno membuat organ dan jam air dengan gambar yang dapat bergerak.
  • 1818 – Mary Shelley menulis  ”Frankenstein” yang bercerita tentang penciptaan manusia oleh Dr. Frankenstein.
  • 1921 – Istilah “robot” pertama kali dipakai dalam sebuah drama “R.U.R.” (Rossum’s Universal Robots) oleh penulis Czech, Karel Capek. Ceritanya sederhana: seorang manusia menciptakan robot dan kemudian robot tersebut membunuh penciptanya!
  • 1941 – Penulis fiksi ilmiah Isaac Asimo, pertama kali menggunakan kata “robotics” untuk menjelaskan teknologi robot dan ia memprediksi kebangkitan dari robot industri.
  • 1942 – Asimov menulis  ”Runaround”, sebuah cerita robot yang memiliki 3 aturan/hukum  (Three Laws of Robotics):
    • Robot tidak boleh melukai atau menyakiti manusia.
    • Robot harus patuh terhadap perintah manusia agar robot terhindar dari perbuatan melukai manusia.
    • Robot harus melindungi keberadaannya selama dia tidak melanggar aturan pertama dan kedua.
  • 1948 – “Cybernetics”, hasil penelitian kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang dipublikasikan oleh  Norbert Wiener
  • 1956 – George Devol dan Joseph Engelberger membentuk perusahaan pertama didunia yang bergerak di bidang robotika.
  • 1959 – CAM (Computer-assisted manufacturingg) ditampilkan di laboratorium Servomechanisms MIT.
  • 1961 – Robot industri pertama yang online di pabrik otomotif General Motor New Jersey dengan sebutan UNIMATE.
  • 1963 – Robot tangan cerdas pertama yang dikontrol dengan komputer dirancang. Robot dengan nama The Rancho Arm ini dirancang sebagai alat bagi penyandang cacat. Robot dengan 6 join memberikan fleksibiltas seperti layaknya tangan manusia.
  • 1965 – DENDRAL adalah sistem atau program keahlian pertama yang dirancang untuk melakukan topik-topik pengetahuan yang terkumpul dari para ahli.
  • 1968 – Robot octopus-seperti tangan gurita dikembangkan oleh Marvin Minsky.
  • 1969 – Robot arm Stanford Arm pertama kali menggunakan tenaga listrik dan komputer (computer-controlled robot arm).
  • 1970 – Shakey memperkenalkan robot bergerak pertama yang dikontrol dengan kecerdasan buatan (artificial intellence). Robot ini kemudian diproduksi oleh  SRI International.
  • 1974 – Arm robot (the Silver Arm) yang melakukan tugar perakitan sederhana menggunakan sensor sentuh dan sensor tekanan (pressure sensors).
  • 1979 – Robot keranjang (cart) Standford dapat melewati ruangan yang penuh dengan kursi tanpa bantuan manusia. Robot ini memiliki kamera TV didekat roda yang akan mengambil gambar dari beberapa sudut kemdian komputer akan menganalisa jarak ke setiap objek didepannya.

http://sukarobot.com/articles/sejarah-dan-perkembangan-robot/
Selengkapnya...